LPDP 2026 Tahap 2 Dibuka, Ini Perubahan Syarat Terbaru

LPDP 2026 Tahap 2 Dibuka, Ini Perubahan Syarat Terbaru


Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 resmi dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Program beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan ini kembali menghadirkan sejumlah perubahan kebijakan yang memberikan kemudahan bagi calon pelamar, terutama terkait persyaratan kemampuan bahasa Inggris.

Pada seleksi tahap kedua tahun ini, LPDP tetap memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics). Namun, porsi terbesar beasiswa akan diberikan kepada peserta yang memilih bidang STEM dan industri strategis.

Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, sebelumnya menyampaikan bahwa sekitar 80 persen kuota penerima beasiswa akan dialokasikan untuk bidang STEM dan bidang terkait industri strategis. Sementara itu, kuota untuk bidang SHARE diperkirakan maksimal 20 persen.

Persyaratan Bahasa Inggris Kini Lebih Fleksibel

Salah satu perubahan paling penting dalam seleksi LPDP Tahap 2 tahun 2026 adalah kebijakan baru mengenai sertifikat kemampuan bahasa Inggris.

1. Pelamar Afirmasi

Untuk peserta yang masuk kategori afirmasi, terdapat beberapa ketentuan baru.

  • Tujuan studi di dalam negeri tetap tidak diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa Inggris.
  • Bagi yang akan kuliah di luar negeri dan telah mengantongi LoA Unconditional, sertifikat bahasa Inggris tidak lagi menjadi syarat wajib.
  • Sementara itu, pelamar yang belum memiliki LoA kini dapat menggunakan sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh pusat bahasa perguruan tinggi di Indonesia sebagai salah satu alternatif.
  • Khusus peserta afirmasi Putra-Putri Papua tetap memperoleh keringanan berupa tidak diwajibkan memenuhi syarat IPK minimum maupun sertifikat bahasa Inggris, baik untuk studi di dalam maupun luar negeri.

2. Pelamar Nonafirmasi

Bagi pelamar umum, CPNS, PNS, TNI, maupun Polri, perubahan kebijakan juga cukup signifikan.

Peserta yang telah memiliki LoA Unconditional tidak lagi diwajibkan menyerahkan sertifikat bahasa Inggris. Sedangkan pelamar yang belum memiliki LoA kini memperoleh tambahan pilihan jenis sertifikat bahasa.

Untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri, peserta dapat menggunakan sertifikat dari pusat bahasa perguruan tinggi ataupun TOEP. Sementara bagi yang mendaftar ke universitas luar negeri, LPDP juga menerima hasil tes Duolingo English Test sebagai salah satu pilihan.

3. Jalur Doctor by Research

Perubahan juga berlaku bagi peserta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.

Selain pembebasan syarat sertifikat bahasa bagi pemegang LoA Unconditional, LPDP juga menurunkan batas minimal skor bahasa Inggris dibandingkan seleksi tahap pertama serta menambah pilihan sertifikat bahasa dari pusat bahasa perguruan tinggi.

Daftar Universitas Tujuan Bertambah

Selain perubahan syarat bahasa Inggris, LPDP juga memperbarui daftar perguruan tinggi tujuan.

Jumlah Universitas Unggulan meningkat dari sebelumnya 17 universitas menjadi 31 universitas. Rinciannya terdiri atas 17 universitas yang terbuka untuk seluruh program studi serta tambahan 14 universitas khusus bagi program-program STEM.

Daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri, luar negeri, program double degree, hingga joint degree juga mengalami pembaruan sesuai kebutuhan program beasiswa tahun ini.

Jenis Beasiswa yang Dibuka

Pada Tahap 2 tahun 2026, LPDP membuka berbagai skema beasiswa yang dapat dipilih sesuai latar belakang dan tujuan pendidikan peserta.

Program tersebut meliputi:

  • Beasiswa STEM Industri Strategis
  • Beasiswa SHARE
  • Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan
  • Beasiswa Akselerasi Magister

Selain itu tersedia pula berbagai program kerja sama khusus, seperti:

  • Beasiswa Dokter Spesialis
  • Beasiswa Dokter Subspesialis
  • Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional
  • Beasiswa Keolahragaan
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama Perempuan

LPDP juga kembali menawarkan berbagai program kemitraan dengan sejumlah universitas ternama dunia, termasuk di Prancis, Belanda, Inggris, Korea Selatan, Singapura, Australia, dan Tiongkok.

Cara Mendaftar Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2

Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui portal (  https://lpdp.kemenkeu.go.id/) resmi LPDP dengan langkah-langkah berikut:

  1. Menyiapkan seluruh dokumen sesuai jenis beasiswa yang dipilih.
  2. Membuat akun pada portal pendaftaran LPDP.
  3. Mengisi data diri secara lengkap menggunakan NIK dan alamat email aktif.
  4. Melakukan aktivasi akun melalui email.
  5. Mengisi formulir pendaftaran.
  6. Memilih jenis program beasiswa.
  7. Mengisi riwayat pendidikan, pengalaman kerja, organisasi, serta prestasi.
  8. Menentukan universitas dan program studi tujuan.
  9. Mengunggah seluruh dokumen persyaratan.
  10. Memastikan seluruh data telah benar sebelum mengirimkan formulir.

Jadwal Seleksi LPDP 2026 Tahap 2

Berikut jadwal lengkap proses seleksi:

  • Pendaftaran: 30 Juni – 31 Juli 2026
  • Seleksi Administrasi: 3–27 Agustus 2026
  • Pengumuman Administrasi: 28 Agustus 2026
  • Masa Sanggah: 29 Agustus–1 September 2026
  • Hasil Sanggah: 22 September 2026
  • Seleksi Bakat Skolastik: 27 September–4 Oktober 2026
  • Seleksi Substansi: 14 Oktober–20 November 2026
  • Pengumuman Akhir: 30 November 2026
  • Perkuliahan Dimulai: Januari 2027

Kesempatan Emas Melanjutkan Pendidikan

Dibukanya LPDP 2026 Tahap 2 menjadi kesempatan besar bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi magister maupun doktor di dalam maupun luar negeri. Dengan adanya berbagai relaksasi persyaratan, khususnya mengenai kemampuan bahasa Inggris, semakin banyak calon penerima beasiswa yang memiliki peluang untuk mengikuti seleksi.

Bagi yang berminat, pastikan seluruh dokumen telah dipersiapkan sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lancar. Perhatikan pula jadwal seleksi dan persyaratan khusus sesuai jenis beasiswa yang dipilih sehingga peluang lolos menjadi semakin besar.

Sumber informasi berdasarkan pengumuman resmi LPDP dan laporan detikEdu.


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments